103 Orang Tewas dan 580 Warga Palestina Terluka, Israel Siapkan 9 Ribu Tentara Cadangan untuk Gempur Hamas

- 14 Mei 2021, 06:34 WIB
103 Orang Tewas dan 580 Warga Palestina Terluka, Israel Siapkan 9 Ribu Tentara Cadangan untuk Gempur Hamas
103 Orang Tewas dan 580 Warga Palestina Terluka, Israel Siapkan 9 Ribu Tentara Cadangan untuk Gempur Hamas /pixabay/

BAGIKAN BERITA - Konflik antara Hamas dan israel semakin menjadi-jadi yang menyebabkan korban dari kedua belah pihak berjatuhan. Di pihak Palestina dilaporkan sekitar 103 orang tewas dan sekitar 580 warga lainnya mengalami luka.

Sedangkan di pihak israel sampai berita ini diturunkan, sekitar 7 orang tewas salah satunya warga India yang sedang ada di daerah konflik terkena roket yang diluncurkan Hamas.

Akibat perang yang semakin memanas, dikabarkan pihak Israel telah menyiapkan sekitar 9 ribu tentara cadangan untuk menggempur Hamas di Gaza Palestina.

Baca Juga: Ramadhan Telah Usai, Inilah 6 Langkah Mudah Memperoleh Rezeki, Salah Satunya Silaturahmi

Seperti dilansir AFP, Jumat 14 Mei 2021, hal ini telah mendapat izin dari Menteri Pertahanan Israel, Benny Gantz.

Keputusan ini diambil, setelah bandara Ramon di serang ratusan roket Hamas pada 13 Mei 2021 yang menyebabkan sejumlah maskapai penerbangan internasional membatalkan pendaratan pesawat komersialnya di bandara tersebut.

Menurut Juru bicara Brigade al-Qassam Hamas Abu Obeida, pihaknya mengaku telah menyerang Bandara Ramon dengan Roket Ayyas yang bisa menjangkau jarak sekitar 220 km dari Gaza.
"Rudal Ayyash 250, dengan jangkauan lebih dari 250 km telah diluncurkan di Bandara Ramon, sekitar 220 km dari Gaza," ujar Abu Obeida.

Baca Juga: 11 Trik Doa Agar Dikabulkan oleh Allah SWT dan Sesuai yang Diajarkan Rasulullah SAW

Seperti diketahui, Hamas yang merupakan faksi di Palestina ini, mengaku telah berhasil menembakan roket andalannya tersebut ke salah satu bandara besar Israel, Ramon pada Kamis 13 Mei 2021.

Akibat serangan roket Hamas ini, semua penerbangan yang ada di bandara Ramon Israel ini dialihkan penerbangannya.

Halaman:

Editor: Ali Bakti

Sumber: AFP


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X