Pinjaman KUR Mikro BRI hingga Rp100 Juta Tanpa Jaminan, Bunga Rendah Hanya 3 Persen, Bisa Diajukan dari Rumah

- 23 Desember 2021, 14:15 WIB
Ilustrasi pinjaman modal usaha, BRI menyalurkan pinjaman hingga Rp100 juta untuk pelaku UMKM.
Ilustrasi pinjaman modal usaha, BRI menyalurkan pinjaman hingga Rp100 juta untuk pelaku UMKM. /Instagram @bank_indonesia/

Baca Juga: Rezeki Besar, 5 Manfaat Pinjam Modal Usaha di KUR Mikro Mandiri, Cair hingga Rp50 Juta, Siapkan Dokumen Ini

“Untuk mengakomodir dan menampung masukan-masukan dari UMKM khususnya terkait dengan KUR, Kementerian Koperasi dan UKM akan membuat portal dan call center untuk pengaduan masyarakat,” ungkap Eddy.

Seperti diketahui, pemerintah telah mengeluarkan berbagai kebijakan terkait KUR di antaranya meningkatkan target penyaluran KUR menjadi sebesar Rp285 triliun dari target sebelumnya sebesar Rp253 triliun.

Kemudian, memperpanjang pemberian tambahan subsidi bunga KUR sebesar 3 persen dari Januari hingga Desember 2021 sehingga suku bunga KUR tahun 2021 menjadi 3 persen. Selanjutnya semua sektor UMKM dapat diberikan KUR dan plafon KUR tanpa jaminan sampai dengan Rp100 juta.

Selain itu pada Agustus tahun 2020 dikatakan pemerintah telah menambahkan skema KUR Super Mikro sampai dengan Rp10 juta yang tidak mensyaratkan adanya agunan tambahan (hanya agunan pokok usaha yang dibiayai saja) bagi semua pelaku UMKM, terutama dari pekerja yang terkena PHK dan ibu rumah tangga.

Baca Juga: Rezeki Malam Hari, Dapatkan Modal Usaha dari KUR Mikro BTPN, Cair hingga Rp25 Juta, Hanya Siapkan Ini Saja

Salah satu yang memperoleh bantu KUR melalui koperasi ialah seorang perintis usaha kecil warung kopi bernama Yohanes Yufrik Uni dari Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur.

Seiring permintaan yang semakin meningkat, Yohanes akhirnya memberanikan diri untuk meminjam KUR melalui Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Obor Mas.

Bantuan tersebut dianggap berhasil mengembangkan tempat usahanya dengan penambahan lopo-lopo (semacam saung atau rumah kecil), lalu membeli peralatan dan menambahkan menu yang dijual, serta bertambahnya tenaga kerja.

Karena ia juga membuat lopo-lopo, sebagian orang yang datang sebagai pelanggan disebut tertarik untuk memiliki lopo-lopo.

Halaman:

Editor: Ahmad Taofik

Sumber: kur.ekon.go.id ANTARA kur.bri.co.id


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah