Segera Daftar! Bisa Dapat Pinjaman Rp500 Juta Tanpa Bunga dan Jauh dari Riba di KUR BSI 2022, Ini Syaratnya

- 14 Januari 2022, 17:55 WIB
UR BSI salurkan dana bagi pelaku UMKM hingga Rp500 juta
UR BSI salurkan dana bagi pelaku UMKM hingga Rp500 juta /Antara Foto/Rivan Awal Lingga/ama/pri./

BAGIKAN BERITA - Untuk menjaga stabilitas ekonomi nasional, pada tahun 2022 ini pemerintah melalui Bank Syariah Indonesia memberikan bantuan Kredit Usaha Rakyat (KUR) berupa pinjaman hingga Rp500 juta untuk modal kerja dan investasi. Ini syaratnya

KUR di BSI berupa pinjaman modal kerja dan investasi hingga Rp500 juta menggunakan prinsip syariah dan tanpa bunga bank, sehingga pelaku UMKM yang menjadi nasabahnya jauh dari riba.

Namun sebagai gantinya KUR BSI dalam program pinjaman modal kerja dan investasi hingga Rp500 juta ini, menggunakan margin pinjaman, margin tersebut tidak berbeda jauh dengan bunga KUR BRI ataupun KUR bank lainnya.

Baca Juga: Rezeki Melimpah Khusus Perempuan Pekerja Keras, Dapat Pinjaman Tanpa Agunan Rp25 Juta di PNM Mekaar Plus 2022

Oleh karena itu, jika ada calon nasabah yang tertarik dengan program ini, segera datang ke bank BSI terdekat di kota Anda.

Seperti diketahui BSI anak perusahaan Bank Mandiri yang bergerak di bidang perbankan syariah dan merupakan bank syariah terbesar Indonesia dengan total aset sekitar Rp 239,56 triliun.

BSI sendiri diresmikan pada tanggal 1 Februari 2021 pukul 13.00 WIB atau bertepatan dengan tanggal 19 Jumadil Akhir 1442 H.

Baca Juga: Proses Cepat dan Bunga 0 Persen, Bisa Dapat Pinjaman Modal Rp50 Juta Tanpa Riba dari KUR BSI 2022, Ini Caranya

Untuk komposisi pemegang saham BSI terdiri atas PT Bank Mandiri (Persero) Tbk sebesar 51,2%, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (25,0%), PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk sebesar 17,4%, DPLK BRI - Saham Syariah (2%), dan publik (4,4%).

Kelahiran Bank Syariah Indonesia menandai pesatnya pertumbuhan ekonomi syariah di Indonesia. Indonesia adalah negara dengan populasi muslim terbesar di dunia.

Halaman:

Editor: Ali Bakti


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network