PBVSI Buka Suara Terkait Perubahan Gender Aprilia Manganang, Pastikan Tidak Akan Tarik Penghargaan

- 12 Maret 2021, 08:25 WIB
Atlet Voli Timnas Indonesia Aprilia Manganang.
Atlet Voli Timnas Indonesia Aprilia Manganang. /Tangkap Layar/Instagram/

BAGIKAN BERITA - Mantan atlet voli putri Serda Aprilia Santini Manganang dinyatakan sebagai pria oleh KSAD. 

Perubahan gender Aprilia membuat heboh lantaran Aprilia merupakan atlet voli berprestasi dan pernah beberapa kali menjuarai turnamen voli baik di kancah nasional maupun internasional. 

Menanggapi hal tersebut, Pengurus Pusat Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PP PBVSI) menyatakan, semua penghargaan yang telah diberikan kepada Aprilia tidak akan ditarik. 

Baca Juga: Innalillahi, Ridwan Kamil Sampaikan Duka Cita Atas Musibah Bus Masuk Jurang di Sumedang

Hal tersebut diungkapkan Ketua Bidang Kompetisi dan Pertandingan PP PBVSI, Hanny S Surkatty dalam pers conference virtual Kamis 11 Maret 2021. 

"Seluruh penghargaan waktu dia ikut Proliga, dan lain-lainnya, yang nasional, itu tidak akan kita cabut. Tetap sebagai hak dia, karena ini bukan karena kesengajaan, ini karena faktor dari kelahiran, dan dia sendiri pun tidak tahu bahwa dirinya itu sebenarnya menjadi laki," kata Hanny seperti dikutip dari Antara.

"Jadi, tidak ada faktor kesengajaan, sehingga kita tetap tidak akan mencabut, tetap itu haknya dari Aprilia," tegas Hanny.

Baca Juga: Luar Biasa! Driver Ojek Online Menjadi Karyawan yang Bergaji dan Mempunyai Tunjangan dan Cuti Sakit di Spanyol

Berdasarkan keterangan yang diberikan KSAD Jenderal TNI Andika Perkasa, diketahui Serda Aprilia Manganang mengalami "hipospadia" atau kelainan pada alat kelamin sehingga perlu dilakukan upaya medis untuk ditentukan status akhirnya.

PP PBVSI juga memberi apresiasi setinggi-tingginya kepada Aprilia, "karena sumbangsihnya kepada perbolavolian Indonesia, baik nsaional maupun internasional," ujar Hanny.

Aprilia faktanya telah mengundurkan diri dari voli sejak tahun lalu. Saat masih diperkuat Aprilia Manganang, timnas voli putri meraih satu medali perunggu dan perak pada SEA Games Singapura 2015 dan Kuala Lumpur 2017.

Baca Juga: Gawat, Kejahatan Aldebaran Akan Dibongkar Nino karena Sosok Pria Ini di Ikatan Cinta

Saat mengikuti SEA Games 2015 di Singapura, Aprilia sempat mendapat protes dari Filipina. Panitia SEA Games kemudian melakukan pemeriksaan, dan menyatakan bahwa Aprilia dapat bertanding sebagai putri.

PP PBVSI mendukung penuh keputusan yang diambil Aprilia mengenai perubahan statusnya dari putri ke putra, mengatakan bahwa hal itu adalah hak pribadi Aprilia.

"Setelah adanya berita April dioperasi corrective surgery, mungkin karena setelah beberapa tahun kedokteran lebih canggih lagi sehingga bisa menemukan bahwa April ternyata adalah pria, dan kita menghormati itu, dan sehingga mulai dari sekarang April tidak bisa lagi bermain di tim putri apabila dia ingin bermain voli lagi," ujar Hanny. ***

Editor: Ahmad Taofik

Sumber: ANTARA


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah