DPD Partai Demokrat Jabar Tolak Moeldoko sebagai Ketua Umum, Datangi Kemenkumham Jabar

8 Maret 2021, 18:56 WIB
Ketua Umum Partai Demokrat versi KLB, Moeldoko menyampaikan pidato pertamanya. /ANTARA

BAGIKAN BERITA - Pimpinan Daerah Partai Demokrat Jawa Barat menolak Jenderal Purnawirawan Moeldoko sebagai Ketua Umum Partai Demokrat versi Kongres Luar Biasa (KLB). 

Hal tersebut dikemukakan oleh Sekretaris DPD Partai Demokrat Jawa Barat Wawan Setiawan saat mengunjungi Kantor Kementerian Hukum dan HAM Jawa Barat di Bandung, Senin 8 Maret 2021. 

Wawan mengatakan, selain para pengurus Jabar, hal serupa juga dilakukan oleh para pengarus Partai Demokrat do daerah lainnya. 

Baca Juga: Tak Akan Marah, AHY Justru Akan Lakukan Ini Jika Bertemu Orang Demokrat Versi KLB Sibolangit

Mereka membawa berkas aspirasi dari pengurus DPD hingga pengurus DPC dan para kader Demokrat Jabar.

"Kami ke sana membawa aspirasi dari seluruh pengurus DPD Jabar seluruh pengurus DPC Demokrat se-Jabar, seluruh pengurus PAC, ranting dan kader menyampaikan kepada Menteri Hukum dan HAM melalui perwakilannya Kanwil di Jabar itu agar supaya KLB yang kami sebut KLB abal-abal tidak disahkan oleh Kementerian Hukum dan Ham RI," jelasnya sebagaimana diberitakan Galamedia News dalam artikel berjudul DPD Partai Demokrat Jabar Datangi Kemenkumham Jabar Minta Hasil KLB Abal-abal Tak Disahkan. 

Wawan mengatakan seluruh pengurus hingga kader meminta agar KLB yang memutuskan Moeldoko menjadi ketua umum itu tidak disahkan.

Baca Juga: BREAKING NEWS, Gempa Bumi Guncang Papua Berkekuatan 4,8 Skala Richter, Getaran Terasa hingga Sorong

"KLB yang digelar di Deli Serdang tidak mengacu pada AD/ART partai berlambang mercy itu, KLB Deli Serdang tak mengacu pada aturan," paparnya.

Menurut Wawan, bila mengacu pada AD/ART, dalam Pasal 80 disebutkan KLB bisa terselenggara bila adanya permintaan ke Majelis Tinggi Partai, kemudian diajukan pemilik suara tingkat DPD dan para ketua partai DPC.

"Dalam KLB kemarin tidak ada persetujuan dari Majelis Tinggi Partai. Seperti diketahui, Susilo Bambang Yudhoyono bertindak sebagai Majelis Tinggi Partai. Artinya KLB di Deli Serdang itu tidak sama sekali memenuhi syarat satu point pun," jelasnya.

Baca Juga: Mengejutkan, Rizky Billar akan Diperiksa Pihak Kepolisian Karena Melakukan Hal Ini

Artinya kami anggap, kita nyatakan itu KLB abal-abal, memaksakan diri, orang-orang yang rakus, yang ingin membajak Demokrat.

Kongres Luar Biasa (KLB) Partai Demokrat (PD) yang diklaim sepihak oleh segelintir pihak memutuskan Moeldoko sebagai Ketua Umum terpilih.

Pihak DPD Demokrat Jabar juga,terus melakukan investigasi mengenai adanya kader yang datang ke KLB Deli Serdang Kemarin.

Baca Juga: Innalillahi, Gempa Bumi Guncang Maluku 5,1 Skala Richter, Warga Harus Waspada

"Saat ini masih kami dalami siapa yang hadir di KLB, secara otomatis jika itu kader maka akan kami pecat. Karena kami Fatsun kepada hasil kongres V PD Maret 2020 lalu, yang menetapkan AHY sebagai Ketua Umum," pungkasnya.*** 

Editor: Ahmad Taofik

Sumber: Galamedianews

Tags

Terkini

Terpopuler